Perkembangan teknologi seperti generative AI, ditambah kemunculan influencer, telah mengubah lanskap bagaimana brand berkomunikasi. Namun, dengan kemudahan ini muncul risiko baru, seperti kehilangan autentisitas (kualitas asli dan jujur dari seseorang atau sesuatu, di mana tindakan dan perkataan selaras dengan keyakinan, nilai, dan diri sejati), konten yang terasa palsu, atau endorsement yang tidak transparan. Konsumen, terutama...
Month: November 2025
Brand dan Risiko Greenwashing
Kesadaran lingkungan dan sosial kini menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian konsumen. Brand yang dianggap ramah lingkungan atau sosial mendapatkan peluang pasar yang lebih luas. Namun, tantangannya adalah ketika klaim keberlanjutan dilakukan tanpa bukti yang cukup. Inilah yang dikenal sebagai greenwashing. Ini bukan sekadar isu etika, tapi dapat menjadi bom waktu bagi reputasi yang dapat...
Konsumen Kini Lebih Mudah Tidak Percaya Pada Brand
Kepercayaan (trust) menjadi mata uang yang sangat berharga untuk sebuah brand. Namun, survei global menunjukkan bahwa kepercayaan pada institusi, termasuk korporasi, semakin menipis. Konsumen kini lebih kritis. Mereka tidak hanya menilai produk atau layanan, tetapi juga menilai bagaimana perusahaan menjalankan bisnisnya: etika, transparansi, dampak sosial, dan konsistensi perilaku. Menurut survei Edelman Trust Barometer, banyak konsumen...